WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB KONSULTAN PENGAWAS PROYEK

  • Share

Dalam dunia teknik, pengawasan ialah suatu disiplin ilmu pengendalian pelaksanaan kegiatan fisik suatu aktivitas pembangunan. Tenaga pengaw as an lapangan, disebut sebagai konsultan pengawas, adalah suatu tim atau kelompok yang diselenggarakan oleh pemilik proyek atau ownerguna mengawasi jalannya pelaksanaan proyek.

Konsultan pengawas ialah pihak yang ditunjuk oleh pemilik proyek (owner) atau sebagai wakil dari pemilik proyek saat dilapangan, untuk melaksanakan pekerjaan pengawasan. Konsultan pengawas dapat berupa badan perjuangan atau perorangan sesuai dengan cita-cita pemilik proyek (owner). Dalam hal pemilihan konsultan pengawas diharapkan sumber daya insan yang ahli dibidangnya masing-masing mirip tenaga ahli bidang teknik sipil, teknik arsitektur, dan lain-lain.

Konsultan pengawas secara umum bertugas mengawasi pekerjaan konstruksi dari segi biaya, mutu, dan waktu pelaksanaan kegiatan konstruksi, dan bertanggungjawab secara profesional atas jasa pengawasan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan dan kode etik profesi atau keahliannya masing-masing yang berlaku.

baca juga apaPengertiaan Management Konstruksi atau MK

Tugas Teknis Konsultan Pengawas dalam suatu proyek konstruksi

  1. Melaksanakan pekerjaan pengawasan secara umum dan menyeluruh, pengawasan lapangan, koordinasi dan inspeksi kegiatan proses pembangunan proyek supaya pelaksanaan teknis maupun administrasi teknis yang dilakukan dapat secara terus menerus.
  2. Mengawasi kebenaran ukuran, kualitas dan kuantitas dari bahan atau komponen bangunan, peralatan dan perlengkapan selama pekerjaan pelaksanaan di lapangan atau ditempat kerja lainnya.
  3. Mengawasi progres kemajuan pelaksanaan dan mengambil tindakan yang sempurna dan cepat, agar batas waktu pelaksanaan minimal sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
  4. Menawarkan masukkan pendapat teknis perihal penambahan atau pengurangan biaya dan waktu pekerjaan serta pengaruh pada ketentuan kontrak, untuk menerima persetujuan dari Pengguna Jasa.
  5. Menawarkan petunjuk, perintah sejauh tidak mengenai pengurangan dan penambahan biaya dan waktu pekerjaan serta tidak menyimpang dari kontrak, dapat eksklusif disampaikan kepada kontraktor, dengan pemberitahuan tertulis kepada Pengelola Proyek.
  6. Menawarkan bantuan dan petunjuk kepada kontraktor dalam mengusahakan perijinan sehubungan dengan pelaksanaan pembangunan.
  7. Membuat administrasi yang menyangkut pelaksanaan kontrak kerja.
  8. Meninjau kondisi lapangan proyek secara eksklusif dan bersiklus untuk menjamin kesesuaian antara perencanaan yang dibuat oleh konsultan perencana dan pelaksanaan yang dibuat oleh kontraktor pelaksana.
  9. Menegur,  mengarahkan, dan memberi masukan kepada kontraktor pelaksana apabila kontraktor pelaksana melakukan kesalahan dalam metode pelaksanaan konstruksi dan penyimpangan pekerjaan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati.
  10. Meninjau dan menyetujui/menolak perubahan yang ada padashop drawing dan MC-0 kalau terjadi perubahan.
  11. Membuat JUSTEK (Justifikasi Teknis) kalau perubahan akibat di lapangan atas dasar USTEK (Usulan Teknis) dari pihak kontraktor pelaksana telah disetujui.
  12. Melampirkan catatan dibuku direksi untuk pertanda pengawasan yang dilakukan oleh pihak konsultan pengawas berjalan dengan baik di lapangan.
  13. Membuat Back-Up progress untuk dapat mengetahui nilai bobot sesuai kondisi lapangan.
  14. Memperingatkan atau menegur pihak kontraktor atau pelaksana pekerjaan kalau terjadi penyimpangan terhadap kontrak kerja.
  15. Menghentikan pelaksanaan pekerjaan kalau pelaksanaan proyek tidak memperhatikan peringatan yang diberikan atau pekerjaan yang menyimpang dari ketentuan.
  16. Menawarkan tanggaapn atas usulan dari pihak kontraktor atau pelaksana proyek.
  17. Konsultan pengawas berhak memeriksan gambar shop drawing pelaksana proyek sebelum dikerjakan.
  18. Melakukan peruahan dengan menertbitkan isu program perubahan (Site Instruction).
  19. Mengoreksi pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor agar sesuai dengan kontrak kerja yang telah ditentukan atau disepakati bersama sebelumnya.

baca juga apa ituDaur Hayati Proyek

Peran dan tanggung jawab konsultan pengawas dalam suatu proyek konstruksi

Dalam hal peran serta tanggung jawab seorang konsultan pengawas, memiliki peran utama di dalam mengontrol mutu bahan, ketepatan ukuran, progres pekerjaan, persetujuan perubahan. Ssedangkan tangung jawab yang harus dipenuhi oleh konsultan pengawas adalah

baca juga apa ituPenjadwalan Waktu Proyek dengan Metode CPM

Baca Juga:  Apa Saja Keuntungan Pinjaman Dana Tunai? Yuk, Cek Ulasannya Disini!
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

4 + 13 =