Utilitas Bangunan Gedung [1]

Posted on 1 views

Perencanaan Fire Protection

  1. Pemilihan bahan struktur dan pengisi yang non combustible (tahan api). Pengertian “tahan api” adalah bahan yang tahan tidak terbakar selama 3 jam, sehingga selama itu dpt dilakukan upaya-upaya penyelamatan dan pengatasan terhadap kebakaran.
  2. Mengurangi sesedikit mungkin bahan-bahan yg mudah terbakar, terutama pada bagian-bagian yang sensitif atau berhubungan dengan suhu tinggi, misalnya dapur, ruang mesin, genset dsb.
  3. Upaya sistem instalasi listrik yang memenuhi syarat, penempatan pemutus arus/ sekering pada daerah-daerah sensitif, pemakaian bahan-bahan & perlengkapan listrik yang memenuhi standard (SPLN, PUIL, dll)
  4. Perlindungan tehadap petir dengan perencanaan instalasi dan perlengkapan penangkal petir (lightning protection) yang memenuhi syarat.
  5. Perlunya sarana deteksi dini dengan menggunakan alarm tanda bahaya (alarm system).
  6. Perlunya perlengkapan “automatic sprinkler system” (A*S).Sistem ini merupakan sarana deteksi sekaligus upaya pengatasan terhadap kebakaran.
  7. Perlengkapan Fire Hydrant untuk sarana pemadam kebakaran secara umum.
  8. PERLUNYA PERENCANAAN “EMERGENCY EXIT”(SARANA EVAKUASI DARURAT)Pada bangunan tinggi sbg sarana penyelamatan manusia. Perlu diperhatikan, bahaya pada kebakaran adalah: 1).Kepanikan, 2). Asap/gas beracun dan 3). Panas/ api. EMEGENCY EXIT mencakup : FIRE ESCAPE, Jalur-jalur evakuasi, beserta komponen pengamanan terhadap proses evakuasi, misal: smoke vestibule, penunjuk arah keluar, lampu-lampuemergency dll.

PRINSIP-2 FIRE ESCAPE/ TANGGA KEBAKARAN

  • Harus mudah dilihat dan dicapai
  • Jarak maksimum dari sentral kegiatan 30 m atau antar tangga 60 m
  • Harus bebas dari asap dan api, maka tabung tangga (stairwell) harus diberi : “smoke vestibule” dan pintu tahan api/fire door (pintu tangga dalam keadaan tertutup)
  • Harus dapat dilewati minimal oleh 2 orang bersama2 (lebar bersih tangga minimal 120 cm)
  • Perletakan bisa didalam bangunan (Inside Fire Escape) misal di dalam Core, atau diluar bangunan (Outside Fire  Escape)
  • Bahan Fire Escape harus tahan api (tidak terbakar dalam waktu 3 jam)

Materi selanjutnya Utilitas Bangunan Gedung [2] – Pengudaraan / Penghawaan klikdi sini

Baca Juga:  Tingkat Kinerja Bangunan Terhadap Gempa Bumi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 7 =