Sifat Tahan Api dari 7 Bahan Bangunan

Posted on 1 views

Setiap bangunan rentan terhadap kebakaran. Oleh karena itu, perlunya ilmu untuk memahami sifat tahan api dari bahan bangunan yang kita pilih.

Sifat tahan api dari bahan bangunan umum mirip batu, batu bata, kayu, besi tuang, kaca, baja dan beton disebutkan di bawah ini. Eksklusif saja simak saja artikelnya berikut ini.

Sifat Tahan Api dari 7 Bahan Bangunan yang umum digunakan

Sifat Tahan Barah  dari Bahan Bangunan. (sumber: wikimedia.org)

Sifat Tahan Barah dari 7 Bahan Bangunan

Batu

Batu itu ialah konduktor panas yang buruk. Tapi itu menderita lumayan di bawah pengaruh api. Batu ini juga dapat hancur menjadi potongan-potongan kecil saat dipanaskan dan tiba-tiba didinginkan.

Granit meledak dan mudah hancur kalau terjadi kebakaran. Batu kapur mudah hancur bahkan oleh api biasa.

Batuan pasir komposisi kompak dengan butiran halus umumnya dapat menahan api sedang dengan sukses tanpa pembentukan retakan serius.

Bata

ditemukan bahwa batu bata tidak terkena dampak serius hingga suhu sangat tinggi 12000C sampai 13000 C tercapai.

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa batu bata ialah konduktor panas yang buruk. Kalau jenis mortir dan kualitas pengerjaan rupawan, batu bata umumnya memberikan ketahanan yang baik terhadap api.

Namun, batu bata memiliki keterbatasan struktural tersendiri untuk digunakan dalam bangunan.

Kayu

Sebagai aturan umum, elemen struktur yang terbuat dari kayu terbakar dan cepat hancur kalau terjadi kebakaran.

Selanjutnya, mereka menambah intensitas api. Tetapi kayu yang digunakan dalam bagian berat dapat mencapai tingkat ketahanan api yang tinggi karena kayu ialah konduktor panas yang sangat buruk.

Ini ialah alasan mengapa waktu diharapkan untuk membangun panas yang cukup sehingga menyebabkan nyala pada kayu.

Untuk membuat kayu lebih tahan api, permukaan kayu kadang-kadang dilapisi dengan bahan kimia tertentu mirip amonium fosfat dan sulfat, boraks dan asam borat, seng klorida, dll.

Mirip perlakuan pada permukaan kayu memperlambat kenaikan suhu selama kebakaran. Cam kayu juga dibuat tahan api dengan software cat tertentu di permukaannya.

Cast iron

Bahan ini jarang digunakan sebagai bahan struktural ketika ini. Bahan ini terbang menjadi potongan-potongan saat dipanaskan dan tiba-tiba didinginkan.

Oleh karena itu, saat bahan ini digunakan dalam konstruksi, itu ditutupi baik oleh batu bata dari satu ketebalan bata atau bahan tahan api lainnya mirip beton.

Kaca

Bahan ini ialah konduktor panas yang buruk dan pemuaiannya karena panas yang kecil. Retak yang terbentuk aku bahan ini saat dipanaskan lalu mendadak didinginkan.

Kaca yang diperkuat dengan kawat baja lebih tahan api daripada kaca biasa dan dapat menahan variasi suhu yang tiba-tiba tanpa pembentukan retakan. Kaca berkabel, meskipun pecah, membuat kaca retak dalam posisi semula.

Baja

Baja ialah konduktor panas yang baik dan karenanya, ia dipanaskan dengan cepat kalau terjadi kebakaran.

Ditemukan bahwa baja kehilangan kekuatan tariknya dengan peningkatan panas dan tegangan leleh baja ringan pada 6000C sekitar sepertiga dari nilainya pada suhu everyday.

Oleh karena itu, di bawah api yang kuat, balok-balok baja yang tidak terlindung melorot, tiang-tiang baja yang tidak terlindungi dan strukturnya runtuh. Baja benar-benar meleleh pada suhu 14000C.

Juga ditemukan bahwa kalau cat permukaan tidak dibuat khusus tahan api, ia membantu penyebaran api di permukaan dan dengan demikian menambah intensitas api.

Kalau pelat baja atau bentuk lembaran tetap pada kerangka, itu menjadi afektif ialah menolak bagian nyala api. Konstruksi mirip ini banyak digunakan dalam pembuatan pintu dan jendela yang tahan api.

Beton

Beton memiliki ketahanan api yang sangat baik. Konduite nyata dari beton kalau terjadi kebakaran tergantung pada kualitas s***n dan agregat yang digunakan.

Dalam kasus beton bertulang dan beton pratekan, itu juga tergantung pada posisi baja. Lebih besar penutup beton, lebih baik ialah tahan api dari anggota.

Nir ada kehilangan kekuatan dalam beton saat dipanaskan sampai 250 ? C. Pengurangan kekuatan dimulai kalau suhu melampaui 250 ? C.

Biasanya struktur beton bertulang dapat menahan api selama sekitar satu jam pada suhu 1000 ? C. Oleh karena itu beton s***n idealnya digunakan bahan tahan api.

Nah itulah beberapa bahan bangunan yang mempunyai sifat tahan api dan umumnya bahan bangunan tersebut digunakan.

Demikian artikel ini kami buat, silahkan dibagikan supaya bermanfaat dan tinggalkan komentar. Terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru thru e-mail:

Baca Juga:  Teknologi Beton pada Konstruksi | Belajar dari dasar Teknologi Beton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 4 =