PRODUK, JASA, DAN STRATEGI PENENTUAN MEREK | Analisa Pasar

Posted on 0 views

Suatu produk lebih dari sekadar gugusan fitur berwujud yang sederhana. Sebenarnya, banyak penawaran pasar yang terdiri dari kombinasi barang yang berwujud dan jasa, mulai dari barang-barang yang berwujud murni pada satu sisi hingga jasa murni di pihak lain. Masing-masing produk atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan dapat dipandang pada tiga tingkat:

? Produk inti terdiri dari manfaat penyelesaian persoalan inti yang dicari konsumen saat mereka membeli sebuah produk

? Produk aktual berada di sekitar inti dan meliputi tingkat kualitas, fitur, desain, nama merek, dan kemasan

? Produk tambahan ialah produk aktual ditambah beragam jasa dan manfaat yang ditawarkan bersamanya, mirip jaminan, pengiriman free of charge, instalasi, dan pemeliharaan

Baca juga:NEW ! 5 SITUS RESMI DAN TERPERCAYA UNTUK REFERENSI SKRIPSI

I. DEFINISI PRODUK DAN KLASIFIKASI UTAMA PRODUK DAN JASA

Mendefinisikan produk (product) sebagai segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar agar menarik perhatian, akuisisi, penggunaan, atau konsumsi yang dapat memuaskan suatu cita-cita atau kebutuhan. Dalam definisi luas, produk ialah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk daya tarik, akuisisi, penggunaan, atau konsumsi yang mampu memuaskan suatu cita-cita atau kebutuhan. Dalam arti luas produk mencakup objek-objek fisik, jasa program, orang, kawasan, organisasi, pandangan baru atau bauran entitas-entitas ini. Contohnya iPod Apple, Toyota Camry, dan caffe Mocha di strarbucks ialah produk.

Karena begitu penting dalam ekonomi dunia, kita menawarkan perhatian khusus kepada jasa. Jasa (service) ialah bentuk yang terdiri dari aktifitas, manfaat, atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual dan pada dasarnya tak berwujud serta tidak menghasilkan kepemilikan akan sesuatu. Contohnya perbankan, hotel, maskapai penerbangan, pengecer, persiapan pajak, dan jasa perbaikan rumah.

Baca juga:PASAR BISNIS DAN PERILAKU PEMBELIAN BISNIS three tingkat. Masingmasing tingkat menambah lebih banyak nilai pelanggan. Taraf yang paling dasar ialah manfaat inti, yang? Membawa pertanyaan Apa yang di beli oleh pembeli? Saat merancang produk mula-mula pemasar harus mendefinisikan inti, manfaat penyelesaian persoalan atau jasa yang dicari konsumen. Contohnya: orang-orang yang membeli BlackBerry membeli lebih dari sekedar telepon genggam nirkabel, alat penjelajah email dan net, atau time table eksklusif. Mereka membeli kebebasan dan konktivitas eksklusif terhadap orang serta sumber daya lain.

Pada tingkat ke 2 para perencana produk harus mengubah manfaat inti menjadi produk real.Mereka harus menggembangkan fitur produk dan jasa, desain, tingkat kualitas, nama merek dan kemasan.

Akhirnya, perencanaan produk harus membangun produk tambahaan di sekitar manfaat inti dan produk real dengan memberikan pelayanaan dan manfaat konsumen tambahan. Konsumen melihat produk sebagai gugusan manfaat kompleks yang memuaskan kebutuhan mereka. Mula-mula pemasar harus mengenali kebutuhan inti pelanggan yang akan di puaskan oleh sebuah produk. Kemudian para pemasar harus merancang produk actual dan menenmukan cara untuk menawarkan tambahan bagi produk itu agar? Menciptakan sekumpulan manfaat yang akan menawarkan penglaman pelanggan yang paling memuaskan.

Untuk mendiferensiasikan suatu penawaran di samping hanya membuat produk dan menghantarkan jasa, mereka menciptakan dan mengelola pengalaman pelanggan dengan produk atau perusahaan.  Perusahaan yang memasarkan pengalaman menyadari bahwa pelanggan benar

1. Keputusan produk dan jasa character.

1.2.  Taraf Produk dan Jasa.

Perencanaan produk harus berfikir perihal produk dan jasa dalam 3 tingkat. Masingmasing tingkat menambah lebih banyak nilai pelanggan. Taraf yang paling dasar ialah manfaat inti, yang  membawa pertanyaan Apa yang di beli oleh pembeli? Saat merancang produk mula-mula pemasar harus mendefinisikan inti, manfaat penyelesaian persoalan atau jasa yang dicari konsumen. Contohnya: orang-orang yang membeli BlackBerry membeli lebih dari sekedar telepon genggam nirkabel, alat penjelajah email dan web, atau rencana eksklusif. Mereka membeli kebebasan dan konktivitas eksklusif terhadap orang serta sumber daya lain.

Pemasaran organisasi terdiri dari kegiatan yang di laksanakan untuk menciptakan memelihara atau mengubah sikap dan perilaku pelanggan sasaran terhadap organisasi. Baik oraganisasi laba dan nirlaba mempraktekan pemasaraan oraganisasi. Pemasaraan orang terdiri dari kegiatan yang dilaksanakan untuk menciptakan, memelihara, atau mengubah sikap atau prilaku terhadap orang tertentu.Pemasaran kawasan melibatkan kegiatan yang dilaksanakan untuk menciptakan, memelihara, atau mengubah sikap terhadap kawasan tertentu. Ilham juga mampu di pasarkan. Dalam salah satu arti semua pemasaran ialah pemasaran sebuah pandangan baru, baik itu pandangan baru umum mengosok gigi anda atau pandangan baru khusus bahwa pasta gigi Crest ?Menciptakan senyum setiap hari.? Tetapi kita memfokuskan kepada pemasaran ide-ide social.

Akhirnya, perencanaan produk harus membangun produk tambahaan di sekitar manfaat inti dan produk actual dengan memberikan pelayanaan dan manfaat konsumen tambahan. Konsumen melihat produk sebagai gugusan manfaat kompleks yang memuaskan kebutuhan mereka. Mula-mula pemasar harus mengenali kebutuhan inti pelanggan yang akan di puaskan oleh sebuah produk. Kemudian para pemasar harus merancang produk actual dan menenmukan cara untuk menawarkan tambahan bagi produk itu agar  menciptakan sekumpulan manfaat yang akan menawarkan penglaman pelanggan yang paling memuaskan.

1.3.   Pembagian terstruktur mengenai Produk Dan Jasa

Produk dan jasa di bagi menjadi 2 kelompok besar yaitu, produk konsumen dan produk industry. Produk konsumen yaitu produk yang di beli oleh konsumen akhir untuk konsumsi eksklusif. Produk industry produk yang di beli oleh individu dan organisasi untuk pemrosesan lebih lanjut atau untu di gunakan dalam menjalankan urusan ekonomi.

Produk konsumen meliputi produk kebutuhan sehari-hari, produk belanja, produk khusus, produk yang tak di cari. Produk kebutuhan sehari-hari (convenience product) ialah produk dan jasa konsumen yang biasanya acapkali dan segera di beli pelanggan, dengan perjuangan pembandingan dan pembelian yang minimum. Produk belanja (shopping product) ialah produk dan jasa konsumen yang lebih jarang di beli dan pelanggan membandingkan kecocokan kualitas harga dan gaya produk secara cermat. Produk khusus (specialty product) ialah produk konsumen dengan karakteristik unik atau identifikasi merek dimana sekelompok pembeli signifikan bersedia melakukan perjuangan pembelian khusus. Produk yang tak di cari yaitu produk konsumen yang tidak di kenal konsumen atau mungkin di kenal konsumen tetapi biasanya konsumen tidak pernah berfikir untuk membelinya.

Baca Juga:  Pengaruh Akar Pohon ke Bangunan dan Cara Menghindarinya

? 3.1.? ? ?Pemasaran Jasa Label pertanda produk atau merek yang tercantum, dan juga mampu menggambarkan hal perihal produk. Untuk mempromosikan dan mendukung positioningnya

1.4.   Organisasi , Orang, Kawasan, dan Ilham

Pemasaran organisasi terdiri dari kegiatan yang di laksanakan untuk menciptakan memelihara atau mengubah sikap dan perilaku pelanggan sasaran terhadap organisasi. Baik oraganisasi laba dan nirlaba mempraktekan pemasaraan oraganisasi. Pemasaraan orang terdiri dari kegiatan yang dilaksanakan untuk menciptakan, memelihara, atau mengubah sikap atau prilaku terhadap orang tertentu.pemasaran kawasan melibatkan kegiatan yang dilaksanakan untuk menciptakan, memelihara, atau mengubah sikap terhadap kawasan tertentu. Ilham juga mampu di pasarkan. Dalam salah satu arti semua pemasaran ialah pemasaran sebuah pandangan baru, baik itu pandangan baru umum mengosok gigi anda atau pandangan baru khusus bahwa pasta gigi Crest “menciptakan senyum setiap hari.” Tetapi kita memfokuskan kepada pemasaran ide-ide social.

Brand ialah suatu nama, kata, simbol, tanda, atau desain, atau kombinasi dari semuanya yang mengidentifikasi pembuat atau penjual produk dan jasa tertentu. Konsumen melihat emblem (merek) ialah bagian penting dari sebuah produk, dan memberi merek dapat menambah nilai beli konsumen. Penetapan merek menjadi begitu kuat sehingga ketika ini tidak ada produk yang tidak memiliki merek.

? Atribut produk dan jasa. Pengembangan suatu produk atau jasa melibatkan pendefinisian manfaat yang akan di tawarkan produk atau jasa tersebut. Manfaat ini di komunikasikan dan di hantarkan oleh atribut produk mirip kualitas yaitu salah satu sarana positioning utama pemasar mempunyai dampak eksklusif pada kinerja produk atau jasa. Fitur produk yaitu sarana kompetitif untuk mendeferensiasikan produk perusahaan dari produk pesaing. Serta gaya dan desain yaitu konsep yang lebih besar dari pada gaya, di mana gaya hanya menggambarkan penampilan produk.

? Penetapan merek Merek (brand) ialah sebuah nama, istilah, tanda, lambang, atau kombinasi semua ini, yang pertanda identitas pembuat atau penjual produk dan jasa. Penetapan merek menjadi begitu kuat sehingga ketika ini tidak ada produk yang tidak memiliki merek.

2. Lini produk (product line)

? 3.1.? ? ?Pemasaran Jasa Label pertanda produk atau merek yang tercantum, dan juga mampu menggambarkan hal perihal produk. Untuk mempromosikan dan mendukung positioningnya

2.1.   Keputusan Produk Dan Jasa Individual.

Perusahaan jasa yang baik menggunakan pemasaraan untuk memposisikan diri mereka sendiri secara kuat dalam pasar sasaran terpilih goal menjanjikan. Dan juga memfokuskan pada karyawan, karena para karyawan akan berhadapan langsung kepada pelanggan.

Perusahaan jasa yang baik menggunakan pemasaraan untuk memposisikan diri mereka sendiri secara kuat dalam pasar sasaran terpilih goal menjanjikan. Dan juga memfokuskan pada karyawan, karena para karyawan akan berhadapan eksklusif kepada pelanggan.

Dalam pengembangan dan pemasaran produk dan jasa individual, kita akan memusatkan perhatian pada keputusan perihal atribut produk, penetapan merek, kemasan, pelabelan, dan jasa pendukung produk, yaitu :

Atribut produk dan jasa. Pengembangan suatu produk atau jasa melibatkan pendefinisian manfaat yang akan di tawarkan produk atau jasa tersebut. Manfaat ini di komunikasikan dan di hantarkan oleh atribut produk mirip kualitas yaitu salah satu sarana positioning utama pemasar mempunyai dampak eksklusif pada kinerja produk atau jasa. Fitur produk yaitu sarana kompetitif untuk mendeferensiasikan produk perusahaan dari produk pesaing. Serta gaya dan desain yaitu konsep yang lebih besar dari pada gaya, di mana gaya hanya menggambarkan penampilan produk.

Penetapan merek Merek (brand) ialah sebuah nama, istilah, tanda, lambang, atau kombinasi semua ini, yang pertanda identitas pembuat atau penjual produk dan jasa. Penetapan merek menjadi begitu kuat sehingga ketika ini tidak ada produk yang tidak memiliki merek.

Bauran produk (portofolio produk) terdiri dari semua lini produk dan barang yang di jual oleh penjual tertentu. Bauran produk mempunyai four dimensi yaitu : lebar bauran produk mengacu pada jumlah lini produk berbeda yang di bawa perusahaan. Panjang bauran produk mengacu pada jumlah keseluruhan barang yang di bawa perusahaan dalam lini produknya. Kedalamaan bauran produk mengacu pada jumlah versi yang di tawarkan masing-masing produk dalam lini. Konsitensi bauran produk mengacu pada seberapa dekat relasi antara banyak sekali lini produk dalam penggunaan akhir, persyaratan produk, saluran distribusi, atau hal lainya. Bauran produk (portofolio produk) terdiri dari semua lini produk dan barang yang di jual oleh penjual tertentu. Bauran produk mempunyai four dimensi yaitu : lebar bauran produk mengacu pada jumlah lini produk berbeda yang di bawa perusahaan. Panjang bauran produk mengacu pada jumlah keseluruhan barang yang di bawa perusahaan dalam lini produknya. Kedalamaan bauran produk mengacu pada jumlah versi yang di tawarkan masing-masing produk dalam lini. Konsitensi bauran produk mengacu pada seberapa dekat relasi antara banyak sekali lini produk dalam penggunaan akhir, persyaratan produk, saluran distribusi, atau hal lainya. (packaging) melibatkan perencanaan dan produksi wadah atau pembungkus untuk sebuah produk. Fungsi utama ialah menyimpan dan melindungi produk serta sebagai alat promosi.

3.1.? ? ?Pemasaran Jasa Label pertanda produk atau merek yang tercantum, dan juga mampu menggambarkan hal perihal produk. Untuk mempromosikan dan mendukung positioningnya

1.? Jasa tak berwujud berarti bahwa jasa tidak dapat dilihat, di rasakan, di raba, di dengar, atau di bau.. Perusahaan jasa yang baik menggunakan pemasaraan untuk memposisikan diri mereka sendiri secara kuat dalam pasar sasaran terpilih goal menjanjikan. Dan juga memfokuskan pada karyawan, karena para karyawan akan berhadapan eksklusif kepada pelanggan.

Perusahaan jasa yang baik menggunakan pemasaraan untuk memposisikan diri mereka sendiri secara kuat dalam pasar sasaran terpilih goal menjanjikan. Dan juga memfokuskan pada karyawan, karena para karyawan akan berhadapan eksklusif kepada pelanggan.

Baca juga:ANALISA PASAR three.? ?Keputusan Bauran Produk

Bauran produk (portofolio produk) terdiri dari semua lini produk dan barang yang di jual oleh penjual tertentu. Bauran produk mempunyai four dimensi yaitu : lebar bauran produk mengacu pada jumlah lini produk berbeda yang di bawa perusahaan. Panjang bauran produk mengacu pada jumlah keseluruhan barang yang di bawa perusahaan dalam lini produknya. Kedalamaan bauran produk mengacu pada jumlah versi yang di tawarkan masing-masing produk dalam lini. Konsitensi bauran produk mengacu pada seberapa dekat relasi antara banyak sekali lini produk dalam penggunaan akhir, persyaratan produk, saluran distribusi, atau hal lainya.

Bauran produk (portofolio produk) terdiri dari semua lini produk dan barang yang di jual oleh penjual tertentu. Bauran produk mempunyai four dimensi yaitu : lebar bauran produk mengacu pada jumlah lini produk berbeda yang di bawa perusahaan. Panjang bauran produk mengacu pada jumlah keseluruhan barang yang di bawa perusahaan dalam lini produknya. Kedalamaan bauran produk mengacu pada jumlah versi yang di tawarkan masing-masing produk dalam lini. Konsitensi bauran produk mengacu pada seberapa dekat relasi antara banyak sekali lini produk dalam penggunaan akhir, persyaratan produk, saluran distribusi, atau hal lainya. (packaging) melibatkan perencanaan dan produksi wadah atau pembungkus untuk sebuah produk. Fungsi utama ialah menyimpan dan melindungi produk serta sebagai alat promosi.

3.1.? ? ?Pemasaran Jasa

four. Pelanggan yang puas dan setia

1.? Jasa tak berwujud berarti bahwa jasa tidak dapat dilihat, di rasakan, di raba, di dengar, atau di bau.

Perusahaan jasa yang baik menggunakan pemasaraan untuk memposisikan diri mereka sendiri secara kuat dalam pasar sasaran terpilih goal menjanjikan. Dan juga memfokuskan pada karyawan, karena para karyawan akan berhadapan eksklusif kepada pelanggan.

? Pemilihan nama merek Pemilihan nama merek melibatkan penemuan nama merek terbaik berdasarkan tinjauan seksama manfaat produk, pasar sasaran, dan seni manajemen pemasaran yang diajukan

2.2.    Lini produk (product line)

three.2.? ? ?Taktik Pemasaran Untuk Perusahaan Jasa

2.3.   Keputusan Bauran Produk

Bauran produk (portofolio produk) terdiri dari semua lini produk dan barang yang di jual oleh penjual tertentu. Bauran produk mempunyai 4 dimensi yaitu : lebar bauran produk mengacu pada jumlah lini produk berbeda yang di bawa perusahaan. Panjang bauran produk mengacu pada jumlah keseluruhan barang yang di bawa perusahaan dalam lini produknya. Kedalamaan bauran produk mengacu pada jumlah versi yang di tawarkan masing-masing produk dalam lini. Konsitensi bauran produk mengacu pada seberapa dekat relasi antara banyak sekali lini produk dalam penggunaan akhir, persyaratan produk, saluran distribusi, atau hal lainya.

IV. STRATEGI PENETAPAN MEREK?KEPUTUSAN YANG DIBUAT PERUSAHAAN DALAM MEMBANGUN DAN MENGELOLA MEREK

3.1.     Pemasaran Jasa

Sifat dan karakter jasa dapat dijelaskan ialah sebagai berikut :

1.  Jasa tak berwujud berarti bahwa jasa tidak dapat dilihat, di rasakan, di raba, di dengar, atau di bau.

Perusahaan jasa yang baik menggunakan pemasaraan untuk memposisikan diri mereka sendiri secara kuat dalam pasar sasaran terpilih goal menjanjikan. Dan juga memfokuskan pada karyawan, karena para karyawan akan berhadapan eksklusif kepada pelanggan.

? Pemilihan nama merek Pemilihan nama merek melibatkan penemuan nama merek terbaik berdasarkan tinjauan seksama manfaat produk, pasar sasaran, dan seni manajemen pemasaran yang diajukan

1. Pemasaran outside : adalah komunikasi pemasaran yang terbentang dari perusahaan kepada pelanggan. Jenis komunikasi pemasaran ini bertujuan untuk memberi tahu kepada pelanggan mengenai hal-hal apa saja yang dijanjikan oleh perusahaan untuk diberikan kepada para pelanggannya serta bagaimana cara perusahaan dalam memberikan jasa tersebut. Pada komunikasi pemasaran eksternal ini, perusahaan berusaha untuk menarik minat konsumen terhadap jasa mereka. Contohnya ialah advertising,? Sales promotion, public relations,? Direct advertising.

3.2.     Taktik Pemasaran Untuk Perusahaan Jasa

Rantai jasa laba (service profit chain) adalah rantai yang menghubungkan laba perusahaan jasa dengan kepuasan karyawan dan pelanggan. Rantai ini terdiri dari:

Jelaskan kenapa seni manajemen pemasaran jasa membutuhkan gugusan antara pemasaran outside, pemasaran inner dan pemasaran interactive. !

IV. STRATEGI PENETAPAN MEREK?KEPUTUSAN YANG DIBUAT PERUSAHAAN DALAM MEMBANGUN DAN MENGELOLA MEREK

Keller, Kevin Lane. Strategic Brand Management. 4th Edition. 2013.? Dunia Edition Kotler, Philip and Gary Armstrong. Principles Of Marketing. Sixteen PRAKTIKUM ERGONOMI

Four.1.? Membangun Merek

Perusahaan dapat mernperkenalkan:

? Positioning merek Positioning merek yang paling kuat membentuk kepercayaan dan nilai konsumen yang kuat

? Pemilihan nama merek Pemilihan nama merek melibatkan penemuan nama merek terbaik berdasarkan tinjauan seksama manfaat produk, pasar sasaran, dan seni manajemen pemasaran yang diajukan

1. Pemasaran external : adalah komunikasi pemasaran yang terbentang dari perusahaan kepada pelanggan. Jenis komunikasi pemasaran ini bertujuan untuk memberi tahu kepada pelanggan mengenai hal-hal apa saja yang dijanjikan oleh perusahaan untuk diberikan kepada para pelanggannya serta bagaimana cara perusahaan dalam memberikan jasa tersebut. Pada komunikasi pemasaran eksternal ini, perusahaan berusaha untuk menarik minat konsumen terhadap jasa mereka. Contohnya ialah advertising,  sales promotion, public relations,  direct marketing.

2. Pemasaran internal : berarti bahwa perusahaan jasa harus mengorientasikan dan memotivasi karyawanya yang berafiliasi dengan pelanggan dan mendukung orang-orang pelayanan untuk bekerja sebagai satu tim untuk menawarkan kepuasan pelanggan. Contohnya ialah  Vertical communications dan  Horizontal communications.

3. Pemasaran interaktif : berarti bahwa kualitas jasa sangat bergantung pada kualitas interaksi pembeli-penjual selama transaksi jasa. Contohnya ialah personal selling, customer service center,  service encounters dan servicescapes.

Jelaskan kenapa seni manajemen pemasaran jasa membutuhkan gugusan antara pemasaran outside, pemasaran inner dan pemasaran interactive. !

REFERENSI

Keller, Kevin Lane. Strategic Brand Management. 4th Edition. 2013.? Dunia Edition Kotler, Philip and Gary Armstrong. Principles Of Marketing. Sixteen PRAKTIKUM ERGONOMI

4.1.  Membangun Merek

Perusahaan dapat mernperkenalkan:

– Ekspansi lini

– Ekspansi merek

– Multimerek

– Merek baru

–  Meluncurkan merek produsen (merek nasional)

Jelaskan kenapa seni manajemen pemasaran jasa membutuhkan gugusan antara pemasaran outside, pemasaran inner dan pemasaran interactive. !

REFERENSI

– Menggabungkan kekuatan dengan perusahaan lain untuk co-branding produk

 Pengembangan merek Perusahaan juga mempunyai empat pilihan saat perusahaan berbagi merek

Perusahaan dapat mernperkenalkan:

– Ekspansi lini

– Ekspansi merek

– Multimerek

– Merek baru

LATIHAN SOAL/TUGAS

Jelaskan kenapa seni manajemen pemasaran jasa membutuhkan gugusan antara pemasaran external, pemasaran internal dan pemasaran interactive. !

REFERENSI

Keller, Kevin Lane. Strategic Brand Management. 4th Edition. 2013.  Dunia Edition Kotler, Philip and Gary Armstrong. Principles Of Marketing. 16 th Edition. 2016. Dunia Edition. Pearson

Kotler, Philip and Keller K. Lane. Management Marketing. 14 th Edition. 2012.  USA : Pretice Hall Setiyaningrum, Ari, Jusuf Udaya, dan Efendi. Prinsip-Prinsip Pemasaran, Plus Tren Mutakhir. 2015. Penerbit : Andi Yogyakarta http://karyatulisilmiah.com/makalah-produk-jasa-dan-strategi-penentuan-merek

Baca juga:

KONSEP SUPPLY CHAIN

FAAL KERJA | PRAKTIKUM ERGONOMI

Metode RWL, REBA dan RULA | PRAKTIKUM ERGONOMI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 5 =