PIP2B Gorontalo, Bangunan Informatif Yang Sarat Fungsi

Posted on 6 views

Kalau kalian jalan-jalan ke kompleks Kantor Dinas Pekerjaan Generik & Penataan Ruang Provinsi Gorontalo, kalian akan melihat sebuah gedung berlantai dua dengan cat cokelat. Gedung megah yang dibangun awal tahun 2009 ini direncanakan sebagai sentra berita bagi kegiatan keciptakaryaan di kawasan.

Sejarah PIP2B dimulai saat pada awal PELITA I di Jakarta, Bandung, Jogya, Semarang, Surabaya dan Denpasar dibangun Building Information Center (BIC). Bangunan yang acapkali disebut juga sebagai Sentra Berita Teknik Bangunan (PITB) ini dimaksudkan untuk mendukung pelayanan berita yang terkait dengan penyelenggaraan perumahan dan tata bangunan. Kegiatan operasional BIC didukung melalui mekanisme proyek dengan dana APBN yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Generik (sekarang Kementerian PUPR). Eksistensi BIC ketika itu dipandang sangat bermanfaat terutama bagi dunia industri jasa konstruksi, antara lain dengan produknya yang berupa Panduan Harga Satuan Upah dan Bahan Bangunan.  BIC juga menawarkan kontribusi signifikan dalam kegiatan penyebarluasan berita dan sosialisasi acara perumahan dan tata bangunan kepada masyarakat luas baik di perkotaan maupun di pedesaan.  Pada akhir Pelita V, setelah dua puluh lima tahun beroperasi, kegiatan BIC terhenti karena dukungan pembiayaan dari dana APBN tidak lagi tersedia.

Gambar PIP2B Gorontalo ketika ini

Pada periode 2001 s.d. 2003, bersama dengan Bappenas, dilakukan upaya perintisan kembali eksistensi BIC dengan inisiasi dari Ditjen Perkim, Dep. Kimpraswil. Upaya perintisan kembali BIC diarahkan pelaksanaannya di 30 provinsi.  Pada 22 s.d. 23 Agustus 2003 dilakukan Lokakarya Nasional Revitalisasi BIC di Bandung yang dilaksanakan oleh Sentra Penelitian dan Pengembangan Permukiman di Jawa Barat.  Semenjak itulah disepakati secara bahwa secara nasional BIC di kawasan sebagai sentra pelayanan berita dan pembinaan teknis bidang perumahan & permukiman, termasuk BG harus kembali diaktifkan.

Dukungan pemerintah dibuktikan saat pada tahun anggaran 2007 Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan (sekarang Direktorat Bina Penataan Bangunan), melalui Satuan Kerja Penataan Bangunan & Lingkungan Kawasan telah melakukan kegiatan Revitalisasi BIC di lima provinsi yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Timur, Bali dan Sulawesi Selatan. Pembangunan BIC ini kemudian juga dilakukan di Jogyakarta  dan Jawa Tengah.

Pengembangan selanjutnya dilakukan pada kota-kota dengan tingkat kebutuhan perumahan dan permukiman relatif sedang (ibu kota provinsi dengan tingkat kebutuhan perumahan rata-rata pertahun >13.000 unit) . Selanjutnya dilakukan pada kota-kota dengan tingkat kebutuhan perumahan dan permukiman relatif rendah (ibu kota provinsi dengan tingkat kebutuhan perumahan rata-rata pertahun <13.000 unit).

Sebagai sebuah sentra berita, BIC (Building Information Centre) yang kemudian berubah nama menjadi PIP2B (Sentra Berita Pengembangan Permukiman & Bangunan) ini diperlukan dapat melakukan fungsi :

1.    Membangun jaringan berita yang berdikari khususnya dalam mendukung pembangunan bidang keCiptaKaryaan;

2.    Berfungsi sebagai sentra berita pelaksanaan pembangunan keCiptaKaryaan di kawasan, termasuk berita pola investasi, acara kerja dan penanganan yang dilakukan;

3.    Menawarkan layanan atas berita/produk lainnya yang diharapkan oleh perencana,  pelaksana, pengusaha Bahan Bangunan/Asosiasi Profesi, pihak Pemerintah dan/atau pemerintah kawasan, masyarakat serta kalangan akademisi terkait dengan bidang keCiptaKaryaan.

Ketika ini PIP2B Gorontalo melaksanakan layanan berita interaktif yaitu :

1.    Wahana bagi pelayanan Konsultasi dan Advokasi Teknis, mencakup ruang konsultasi & ruang diskusi

2.    Wahana bagi pelayanan Pelatihan dan Penyebarluasan Berita, mencakup ruang pertemuan, ruang audio visual, ruang pamer & ruang display

Ruang Pameran Indoor

3.    Wahana bagi Pelayanan Pengembangan/Dokumentasi Berita, mencakup  perpustakaan, ruang server & ruang pengelolaan berita

4.    Wahana bagi penyelenggaraan urusan administrasi dan rumah tangga, mencakup ruang kantor & ruang penunjang

5.    Wahana Penunjang, antara lain ruang berita, ruang Mekanikal & Elektrikal, parkir & fasilitas bagi penyangdang disabilitas.

Ruang baca di Perpustakaan

Gedung PIP2B Gorontalo memiliki ruangan Audio Visual yang sewaktu-waktu dapat digunakan oleh Menteri PUPR atau Dirjen Cipta Karya (dan bahkan juga pejabat Eselon I dari satminkal lainnya), para direktur pada jajaran Dirjen Cipta Karya (dan juga pejabat Eselon II dari satminkal lainnya) untuk mengadakan video conference. Selain itu gedung ini juga memiliki ruang pamer out door yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk pameran skala dinas atau skala satuan kerja.

Penataan parkir dilakukan di bagian depan, samping dan bagian belakang bangunan dengan kapasitas kurang lebih 30 kendaraan beroda empat dan 60 motor.

Toilet diatur dibagian belakang bangunan pada tiap lantai dengan pemisahan gender. Toilet penyandang disabilitas juga disediakan sebagai amanah UU NO 28 Tahun 2002 perihal Bangunan Gedung.

Lobby depan PIP2B Gorontalo

Di hampir tiap sudut bangunan tersedia Alat Pemadam Barah Ringan (APAR) 3 Kg yang siap sewaktu-waktu dipergunakan pada keadaan darurat.

Gedung ini juga menaati peraturan Jeda bebas bangunan, minimum 4 m (sesuai dengan perda bangunan setempat) dengan memperhatikan keselamatan terhadap bahaya kebakaran, kesehatan (aliran udara/penghawaan dan pencahayaan, kenyamanan, keselarasan dan keseimbangan dengan lingkungan.

Secara arsitektur, bangunan ini menggunakan wujud khas bangunan Gorontalo yang beriklim tropis  dengan tetap mencerminkan fungsi bangunan PIP2B sebagai bangunan sentra berita yang modern dan mencerminkan teknologi bangunan terkini.

Penggunaan bukaan kaca yang luas dimaksudkan agar Fasade bangunan cukup transparan terutama di lantai dasar, untuk menawarkan citra keterbukaan era berita dan menawarkan kegiatan pameran indoor/ outdoor kepada publik.

Bangunan yang terlihat dirawat rapi ini sekarang ditempati oleh Satuan Kerja Penataan Bangunan & Lingkungan dan Satuan Kerja Pengembangan Daerah Permukiman Gorontalo sebagai basis dan perpanjangan tangan Kementerian PUPR di kawasan. Di sekeliling PIP2B juga terdapat kantor Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengembangan Air Minum, Satuan Kerja Pengembangan Sistim Penyehatan Lingkungan Permukiman dan juga Satuan Kerja Perencanaan & Pengendalian.

Demikianlah, sepintas PIP2B Gorontalo yang dimasa depan diperlukan dapat menjadi sentra kerjasama antar banyak sekali stakeholder keCiptaKaryaan dalam bersinergi menyediakan layanan infrastruktur dasar di Gorontalo.

Subscribe to receive free email updates:

Baca Juga:  Desain Denah Rumah Tipe 45 (6,5 x 13) m2

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 × five =