Penggunaan Alat Berat pada Proyek Konstruksi

Posted on 9 views

Pada setiap proyek terdapat keunikan dimana tidak semua alat berat perlu digunakan dalam proyek tersebut. Tentunya ada pengklasfikasian alat berat untuk pekerjaan konstruksi. Jenis-jenis proyek yang pada umumnya menggunakan alat berat ialah proyek gedung, pelabuhan, jalan, dam, irigasi, dan sebagainya.

Alat Berat pada Proyek Konstruksi

Alat Berat pada Proyek Konstruksi.

1. Proyek Gedung

Alat berat yang umum digunakan di dalam proyek gedung ialah alat pemancang tiag fondasi (pile drivig), alat penggali (backhoe) yang digunakan untuk penggalian basement, crane untuk pemindahan vertical, truck untuk pemindahan horizontal, concrete mixer, dan lain-lain.

Concrete mixer digunakan sebagai pencampur adukan beton dan concrete mixer truck sebagai pengankut campuran beton. Alat pemadat juga acapkali digunakan untuk memadatkan tanah di sekitar basement.

2. Proyek Jalan

Proyek jalan pada umumnya menggunakan alat gali, truck, dozer, grader, alat pemadat, loader, dan lain-lain. Alat gali digunakan untuk menggali saluran di sekitar badan jalan. Bulldozer berfungsi untuk mengupas tanah dan grader untuk membentuk permukaan tanah.

Loader digunakan sebagai pemuat tanah ke dalam truck. Untuk jalan dengan perkerasan lentur digunakan asphalt mixing plant yang berfungsi untuk mencampurkan bahan campuran aspal yang kemudiian disebarkan, diratakan, dan dipadatkan dengan  menggunakan asphalt finisher.

Sedangkan untuk perkerasan kaku beton diolah dengan menggunakan concrete batching plant yang kemudian dipindahkan dengan menggunakan truck mixer.

3. Proyek Jembatan

Alat berat yang digunkaan untuk proyek jembatan antara lain ialah alat pemancang tiang fondasi, alat penggali, crane, truck, concrete mixer atau concrete mixer truck, alat pemadat,   dan lain-lain.

4. Proyek Dam

Proyek dam pada umumnya menggunakan alat penggali tanah, crane, truck, concrete mixer atau concrete mixer truck, alat pemadat tanah, loader, bulldozer, grader.

Alat penggali tanah yang umum digunakan untuk proyek dam berupa backhoe atau front shovel. Concrete mixer digunakan untuk pembuatan dinding penahan tanah.

Selain berita diatas, perlu diketahui juga cara pemilihan alat berat. Berita cara pemilihan alat berat mampu di baca pada postingan sebelumnya yang berjudul nine faktor yang menghipnotis pemilihan alat berat.

Terima kasih. Semoga bermanfaat.

Berlangganan replace artikel terbaru via e-mail:

Baca Juga:  STRUKTUR BETON BANGUNAN GEDUNG

Leave a Reply

Your email address will not be published.

four × one =