Pengertian Time Study, pengertian Rate, rumus Standard time, rumus Basic time, Keterbatasan Time Study

Posted on 52 views

Pengertian Time Study

Time Study ialah teknik pengukuran pekerjaan dengan cara pengumpulan data berdasarkan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Metode Time Study digunakan untuk menghitung nilai standard time suatu pekerjaan (Pawiro, 2015).

Menurut Trisiany dan Halim (2006) kegunaan utama dari time study ialah menghasilkan waktu standar suatu pekerjaan dengan kondisi tertentu, sehingga setelah itu dapat dihitung produktivitasnya. Termin-tahap dalam menentukan standard time yaitu :

1. Mengukur basic time, untuk mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu aktivitas pekerjaan.

2. Menentukan rate, untuk memberi bobot pekerjaan yang diteliti.

3. Menghitung standard time.

Pengertian Rate

Menurut Ervianto (2004), pada umumnya penelitian dilakukan berdasarkan angka one hundred, yang menawarkan berita bahwa kinerja yang terjadi dalam keadaan normal. Berikut ialah kriteria yang dapat memudahkan pengamat untuk menentukan rate terhadap pekerjaan yang diamati.

Rate

Pelukisan

Nir ada aktivitas

50

Sangat lambat, tidak memiliki keahlian, tidak termotivasi

75

Nir cepat, kemampuan rata-rata, tidak tertarik

one hundred

Cepat, kemampuan yang kualifikasi, termotivasi

a hundred twenty five

Sangat cepat, kemampuan tinggi, termotivasi dengan baik

one hundred fifty

Sangat cepat, sangat berusaha dan konsentrasi

Sumber: Improving Site Productivity in The Construction Industry, Alan Heap, 1987 dalam Penelitian Pawiro (2015)

Faktor-faktoryang dapat menghipnotis waktu dalam proses pengamatan yang tidak perlu menggunakan rate ialah:

1. Kualitas dari alat yang digunakan.

2. Jenis dan kualitas cloth yang digunakan.

Three. Kondisi ketika bekerja; periode pembelajaran yang diperlukan sebelum tugas menjadi tidak asing.

Four. Gangguan pada persediaan cloth.

5. Kualitas dari gambar.

6. Supervisi.

7. Spesifikasi kualitas.

Faktor-faktor tersebut sulit untuk ditaksir dan pengambilan jumlah observasi yang besar akan menawarkan sampel yang baik.

Pengertian Standard Time dan Rumus Standart Time

Standard time ialah “waktu seharusnya” yang dapat dicapai oleh tenaga ahli yang bekerja dengan standard rating untuk menyelesaikan suatu pekerjaan (Pawiro, 2015). Pengertian lain standard time ialah suatu pengukuran pekerjaan dengan mengukur durasi proses pekerjaan suatu pekerjaan konstruksi. Yang nilainya berbeda karena perbedaan kemampuan tenaga kerja, kondisi lapangan, dan kondisi manajemen.

Baca Juga:  Lowongan Kerja Sugar Group Companies

Berikut adalah langkah-langkah perhitungan untuk memperoleh standard time dengan cara time study sehingga didapat nilai produktivitas (Pramudiyanto dkk, 2018).

1. Mencatat waktu setiap kali pengamatan elemen-elemen pekerjaan dilapangan dan kemudian dimasukan dalam lembar time study untuk memperoleh nilai basic time dari tiap pengamatan setiap elemen pekerjaan. Nilai basic time ialah nilai manhour untuk 1 volume pekerjaan.

2. Nilai basic time dari tiap pengamatan elemen-elemen pekerjaan kemudian dijumlah dan dirata-rata untuk memperoleh average basic time.

3. Nilai average basic time kemudian dihitung dengan memperhatikan waktu contingency dan relaxation untuk memperoleh nilai standard time dari tiap elemen pekerjaan.

4. Setelah itu dihitung total standard time dari tiap elemen pekerjaan dengan cara mengalikan nilai standard time elemen pekerjaan dengan volume perolehan untuk elemen pekerjaan tersebut (volume) perolehan dan total standard time haruslah berasal dari 1 kali pengamatan dalam waktu tertentu.

5. Membandingkan volume total perolehan pekerjaan dengan total standard time untuk memperoleh nilai produktivitas suatu pekerjaan.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka rumus untuk menghitung nilai standard time ialah:

Standard Time = Basic Time + Relaxation Allowances + Contigency Allowences

Pengertian Basic Time dan Rumus Basic Time

Basic time dilakukan bertujuan untuk mengukur atau mencatat waktu yang diharapkan dalam suatu aktivitas pekerjaan konstruksi. Pengukuran basic time dilakukan dengan menggunakan alat bantu stopwatch. Setiap pekerjaan yang berlangsung pada ketika pengamatan diukur waktu pengerjaannya dan dicatat.

Menurut Ervianto (2004) untuk menyelesaikan suatu aktivitas dengan rating standard. Nilai basic time diperoleh dengan rumus sebagai berikut:

Basic Time = Observed time x (observed rating / standart rating)

Keterbatasan Time Study

Dalam metode time study terdapat beberapa keterbatasan yaitu:

1. Data yang terpercaya hanya dapat diperoleh dari pengamat yang berpengalaman.

2. Jumlah pekerja yang dipelajari oleh satu pengamat dibatasi jumlahnya (maksimal 5 untuk praktisi yang berpengalaman).

Three. Saat jeda aktivitas tidak teridentifikasi dengan terang, akan terjadi kerancuan mengenai kapan suatu aktivitas dimulai dan kapan aktivitas lainnya dimulai.

Four. Datanya tidak dapat dikumpulkan dengan cepat, khususnya dalam teknik sipil, dimana variabel lapangan menyulitkan interpretasi dari berita mirip relaksasi dan kelonggaran untuk beberapa kemungkinan yang acapkali diperlukan jauh melebihi wellknown time yang diperlukan.

Baca Juga:  Promo Diskon Harga Rumah Spesial Kemerdekaan

Baca jugaDasar-dasar dan Pengertian K3,Rumus Basic Time, Rumus Standard Time

Sumber: Sandi, C. H., & Cahyono, N. (2019). Analisis Produktvitas Pekerja Dengan Metode Time Study Pada Pekerjaan Kolom (Studi Kasus: Proyek Rehabilitas Pasar Johar Kota Semarang)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

20 + 12 =