Pengertian dan Klasifikasi Beton Precast

  • Share

Pengertian beton pracetak atau beton precast ialah sebuah produk yang terbuat dari fabric beton yang proses pembuatannya dilakukan di pabrik. Ada banyak macam atau jenis beton precast/pracetak di Indonesia. Selengkapnya mampu dibaca disini: Jenis Beton Precast.

Perlu kita ketahui bahwa beton telah digunakan semenjak berabad-abad silam dan masih menjadi favorit untuk digunakan sebagai bahan atau elemen konstruksi.

  • Beton memiliki kekuatan dan daya tahan yang baik, namun harganya masih cukup terjangkau sehingga menjadi salah satu elemen penting dalam pembangunan.
  • Selain itu, beton dapat digunakan pada banyak sekali kebutuhan konstruksi mirip stuktur bangunan, pembuatan jalan, jembatan, dan lain sebagainya.
  • Proses pembuatan beton pun semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan teknologi pada bidang konstruksi.
  • Awalnya beton hanya dapat dibuat dan dicor eksklusif di kawasan atau beton konvensional, sampai kemudian muncul beton pracetak.

Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas lebih jauh mengenai beton pracetak, keunggulan serta perbedaan pracetak kering dan pracetak basah.

Beton Pracetak atau Beton Precast ialah?

Sinkron dengan namanya, definisi beton precast ialah beton yang telah dicetak dan dibuat terlebih dahulu di pabrik atau kawasan khusus yang terpisah dari lokasi konstruksi.

  • Beton ini dibuat berdasarkan cetakan dan ukuran tertentu yang telah menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada di lapangan.
  • Bukan hanya itu, beton ini dijaga dan dirawat dengan baik sesuai dengan standar yang berlaku sampai mencapai umur perawatan.
  • Proses perawatan yang dilakukan bertujuan untuk menjaga kadar air dalam beton supaya kualitasnya tetap terjaga dan mutunya terjamin dengan baik.
  • Proses ini dilakukan dengan banyak sekali cara, mulai dari penyiraman permukaan beton, pembungkusan dengan karung basah, steam curing, dan handling.
  • Begitu beton sudah mencapai umur perawatan dan siap untuk digunakan, beton ini kemudian dikirim ke lokasi konstruksi untuk dipasang.

Beton precast ialah beton yang telah dicetak dan dibuat terlebih dahulu di pabrik atau kawasan khusus yang terpisah dari lokasi konstruksi.

Kelebihan Beton Precast dibandingkan beton konvensional

Meskipun penggunaannya jauh lebih baru dibandingkan dengan beton konvensional, beton pracetak memiliki banyak sekali keunggulan yang patut diacungi jempol.

Berikut ialah beberapa keunggulan yang menjadikannya sebagai pilihan dalam proses konstruksi:

  • Lebih hemat waktu dalam proses pengerjaan konstruksi karena sudah dibuat secara terpisah.
  • Kualitas yang lebih baik dan terjamin dengan mutu yang sesuai standar.
  • Praktis dan efisien dalam penggunaannya, dimana beton ini hanya tinggal dipasang pada bagian yang diperlukan.
  • Ramah lingkungan dan tidak menimbulkan limbah pada lokasi konstruksi.

Disparitas Beton Pracetak Kering dan Pracetak Basah

Secara garis besar, terdapat dua jenis beton pracetak yaitu pracetak kering dan pracetak basah yang memiliki kekhususan masing-masing.

Berikut ialah beberapa perbedaan dari pracetak kering dan pracetak basah:

1. Fungsi

  • Disparitas pertama yang cukup mendasar dari beton precast ialah fungsi dari masing-masing beton tersebut, yang berbeda satu sama lain.
  • Pracetak kering berfungsi untuk membantu proses pemadatan agar lebih efisien dalam waktu pemadatan dan meningkatkan output yang dihasilkan.
  • Pracetak basah berfungsi untuk pengurangan air dalam jumlah besar, sehingga beton yang dihasilkan memiliki kekuatan dan kinerja yang baik.

2. Sambungan

  • Hal yang membedakan selanjutnya ialah sambungan kedua beton tersebut, dimana sambungan adalah hal yang krusial dalam pemasangan beton pracetak.
  • Sambungan pracetak kering dilakukan dengan menggunakan komponen-komponen mirip plat besi, yang kemudian dihubungkan menggunakan baut atau las.
  • Sambungan pracetak basah dilakukan dengan cara mengecor di kawasan atau grouting, yang memanfaatkan kekuatan dari beton itu sendiri.

3. Penggunaan

  • Disparitas pracetak kering dan pracetak basah yang terakhir dapat dilihat pada penggunaan dari masing-masing beton pracetak tersebut.
  • Pracetak kering biasanya digunakan untuk produk beton yang menggunakan mesin percetakan instan, mirip paving blok, kanstin beton untuk trotoar, buis beton, dan lain sebagainya.
  • Pracetak basah digunakan pada beton yang membutuhkan kekuatan awal dan kinerja tinggi, serta memiliki kapasitas pengurangan air yang besar.

Model penggunaan beton precast basah ialah pada produk container culvert precast, pagar beton precast, dan u-ditch beton.

Adanya beton jenis ini tentunya sangat membantu dalam proses konstruksi, meskipun tidak mengecilkan peranan beton konvensional yang juga memiliki banyak sekali keunggulan.

Penggunaan dan pemilihan jenis beton precast dapat diadaptasi dengan kebutuhan, kondisi, serta waktu pengerjaan konstruksi.

Demikianlah pembahasan mengenai beton pracetak, mulai dari pengertian, keunggulan, sampai perbedaan pracetak kering dan pracetak basah.

Berlangganan replace artikel terbaru thru e mail:

Baca Juga:  LINGKUNGAN PEMASARAN | Analisa Pasar
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

two × 2 =