Peluang & Potensi Masyarakat Jasa Konstruksi Gorontalo di Era lahirnya UU No 02 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi

Posted on 17 views

Tahun 2017 mampu disebut sebagai generation baru dalam dunia jasa konstruksi Indonesia. Mengapa demikian? Jawabannya ialah karena ada pencerahan yang lahir dari terbitnya Undang-Undang Jasa Konstruksi No 02 Tahun 2017 sebagai pengganti Undang-Undang Jasa Konstruksi No 18 Tahun 2009.

Tentu saja undang undang ini akan mengandung beberapa peluang & potensi dalam dunia jasa konstruksi khususnya di Gorontalo.

Bagaimana peluang & potensinya? Kita ulas dalam goresan pena singkat aku berikut ini ya…

POTENSI & PELUANG 1

Besarnya perhatian Presiden RI Joko Widodo terhadap Global Jasa Konstruksi

Dibawah ini ialah beberapa hal yang pertanda atensi besar Presiden RI terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia :

  1. Presiden mendukung sepenuhnya pembahasan RUU Jasa konstruksi terbaru sampai lahirlah UU No 02 pada Bulan Pebruari 2017.
  2. Beliau sangat menawarkan atensi pada kegiatan-kegiatan infrastruktur. Kunjungan-kunjungan ke lapangan dan peresmian banyak sekali obyek pembangunan mirip bandara, jalan tol, waduk, rumah susun , pos lintas batas negara dan masih banyak lagi.
  3. Pada awal kepemimpinannya Presiden RI telah mencanangkan NAWACITA dan pada CITA ketiga dicantumkan perihal : “Membangun Indonesia Dari Pinggiran”. Cita ketiga ini ialah dasar dari semua pembangunan infrastruktur yang terus digenjot sepanjang masa pemerintahan beliau.
  4. Minggu kedua Oktober 2017, Presiden RI mencanangkan sertifikasi massal bagi tenaga kerja konstruksi di Indonesia. Sertifikasi ini penting sebagai amanat UU No 02 Tahun 2017.

Besarnya dana pemerintah yang dialokasikan untuk dunia jasa konstruksi

Sepanjang 2015 sampai 2017 telah dibangun 2623 KM jalan raya, 366 KM rel kereta api, 81 buah pelabuhan laut, 568 KM jalan tol dan 7 buah bandara (termasuk rehabilitasi 439 buah bandara). Ini pertanda potensi yang sangat besar bagi dunia jasa konstruksi di Indonesia.

Itu di tingkat nasional.Bagaimana dengan Gorontalo?Ayo lihat diagram berikut ini :

Ini ialah besaran belanja modal yang ada di Dinas PUPR & Dinas Perumahan & Permukiman pada tiap region (Provinsi Gorontalo, Kabupaten B**e Bolango, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Boalemo & Kabupaten Pohuwato).Sebagai tambahan berita, belanja modal secara sederhana dapat didefinisikan sebagai dana yang digunakan untuk membiayai infrastruktur dengan cara melibatkan pihak penyedia jasa maupun dengan cara melakukan sendiri atau swakelola.

Kemudian, perhatikan juga diagram selanjutnya :

Gambar ini ialah perbandingan gabungan besaran belanja modal yang ada di Dinas PUPR dan Dinas Perumahan & Permukiman pada tiap region (Provinsi Gorontalo, Kabupaten B**e Bolango, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Boalemo & Kabupaten Pohuwato) dengan besaran APBD tiap region (warna cokelat belia) dan dengan besaran belanja modal pada APBD tiap region. Perlu anda ketahui bahwa belanja modal tidak hanya terdapat di DInas PUPR & Dinas Perumahan & Permukiman melaikan juga tersebar di dinas lain mirip DInas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dll.Diagram ini menawarkan proporsi yang sangat besar yang ditempat oleh belanja modal di kedua dinas tersebut yang berarti peluang besar bagi perjuangan jasa konstruksi di tempat khususnya di Gorontalo.

POTENSI & PELUANG 3

Geliat pembangunan di 6 tempat di Provinsi Gorontalo

Kalau baca isu Gorontalo Post setiap hari, kita akan menangkap betapa banyak acara pemerintah tempat yang ketika ini tengah digalakkan. Diantaranya ialah :

  1. Pembangunan daerah Pelabuhan Anggrek & agenda pembangunan Terminal Molingkapoto di Kabupaten Gorontalo Utara
  2. Pengembangan industri perkebunan swasta Kecamatan Wonosari di Kabupaten Boalemo
  3. Perkembangan perdagangan barang & jasa, pembangunan Pelabuhan Gorontalo, pengembangan wisata Benteng Otanaha, dll di Kota Gorontalo
  4. Pengembangan areal perkebunan di Paguat, pengembangan Pelabuhan Paguat, penggalakan Wisata budaya Torosiaje Bahari, dll di Kabupaten Pohuwato
  5. Pengembangan daerah Isimu, Telaga, Limboto (termasuk Danau Limboto) & daerah Batudaa di Kabupaten Gorontalo
  6. Pengembangan wisata pantai di Olele & Botutonuo, Pengembangan Daerah Siap Bangun (KASIBA) Tilongkabila, pengembangan wisata pemandian air panas Lombongo, dll di Kabupaten B**e Bolango

Semuanya menawarkan banyaknya daerah yang dibangun & tentu saja berefek pada banyaknya infrastruktur yang diperlukan pada masing-masing daerah.

POTENSI & PELUANG 4

Sistim pengadaan barang & jasa yang makin baik

Sekarang ini sistem penilaian dalam pengadaan barang dan jasa sudah sangat transparan. para peserta lelang mampu melihat dan mengontrol “lawannya” dalam sebuah sistem komputerisasi yang canggih. Penawaran dapat saja dilakukan dari kawasan yang jauh tanpa harus mendatangi lokasi dimana kegiatan tersebut dilelang. Persyaratan untuk datang hanya diwajibkan pada ketika peluang/kemungkinan menjadi pemenang membesar atau menjelang tanda tangan kontrak. Mudah bukan?

POTENSI & PELUANG 5

Kemudahan perizinan di instansi pengelola perizinan satu pintu

Ketika ini, dengan terbitnya Peraturan Kawasan No 03 Tahun 2017 Perihal Penyelenggaraan Pelayan Terpadu Satu Pintu, maka waktu pengurusan perizinan menjadi lebih pendek. Biaya pengurusan izin juga lebih transparan dan persyaratan pengurusan izin lebih terang. Dengan ditetapkannya lembaga pengurusan izin hanya di satu kawasan maka penyedia jasa yang ingin mengurus administrasi perizinan tidak perlu berkeliling ke kantor-kantor lain untuk mengecek izinnya. Cukup menyerahkan kelengkapan berkas ke dinas perizinan setempat kemudian menunggu selama beberapa waktu (sesuai SOP) dinas yang bersangkutan dan eksklusif mampu mendapatkan dokumen izinnya kalau sudah dinyatakan selesai.

POTENSI & PELUANG 6

Jumlah besarnya jumlah penduduk yang dilayani & luas wilayah yang harus dibangun

Untuk menawarkan besarnya luasan tempat yang dibangun dan besarnya jumlah penduduk yang membutuhkan pembangunan secara fisik, coba kita lihat data berikut yah :

Kabupaten PohuwatoLuas 4.244,31 KM2,

Jml Penduduk 150.385 jiwa

Kabupaten Boalemo

Luas 1.829,44 KM2,

Jml Penduduk 154.008 jiwa

Kab Gorontalo

Luas 2.125,47 KM2,

Jml Penduduk 372.856 jiwa

B**e Bolango

Luas 1.984,31 KM2,

Jml Penduduk 155.238 jiwa

Gorontalo Utara

Luas 1.777,02 KM2,

Jml Penduduk 111.824 jiwa

Kota Gorontalo

Luas 79,03 KM2,

Jml Penduduk 206.454 jiwa

Ini ialah jumlah luasan yang sedang membutuhkan sentuhan pembangunan kita. Memang tidak semuanya harus dibangun ya. Karena daerah-daerah lindung dan cagar alam justru harus dijaga dari pembangunan yang sporadis. Akan tetapi melihat perkembangan yang ada sekarang, tidak tergiurkah kita dengan kurang lebih 50% luasan tempat dari data diatas yang akan dibangun?

POTENSI & PELUANG 7

Terbitnya UU No 23 Tahun 2014 perihal Pemerintahan Kawasan (Sub Urusan Jasa Konstruksi)

Dalam undang-undang ini telah ditetapkan tugas  Pemerintah Sentra yaitu :

Penyelenggaraan pelatihan tenaga kerja konstruksi percontohan

Pengembangan system berita jasa konstruksi cakupan nasional

Penerbitan izin perjuangan jasa konstruksi asing

Pengembangan standar kompetensi kerja dan pelatihan konstruksi

Sedangkan Pemerintah Kawasan Provinsi bertugas :

Penyelenggaraan pelatihan tenaga ahli konstruksi

Penyelenggaraan system berita jasa konstruksi cakupan tempat provinsi

Adapun pemerintah tempat kabupaten/kota bertugas :

Penyelenggaraan pelatihan tenaga terampil konstruksi

Penyelenggaraan system berita jasa konstruksi cakupan tempat kabupaten/kota

Penerbitan izin perjuangan jasa konstruksi nasional (non kecil & kecil)

Supervisi tertib perjuangan, tertib penyelenggaraan & tertib pemanfaatan jasa konstruksi

Nah dari pembagian tugas yang tercantum diatas terang sudah bahwa pemerintah tempat dimanapun di Indonesia ini -berdasarkan UU diatas- akan menaruh perhatian yang sangat besar dalam bidang jasa konstruksi. Pembinaan ini akan berdampak besar bagi pengusaha bidang jasa kontruksi dan tentu saja akan berujung peluang bagi kesempatanberusaha yang lebih luas.

POTENSI & PELUANG 8

Terbitnya UU No 02 Tahun 2017 perihal Jasa Konstruksi

Dengan terbitnya UU No 02 Tahun 2017 ini, para pengusaha bidang jasa konstruksi mampu lebih bekerja dengan lebih baik. Ini disebabkan aturan-aturan yang terlalu mengikat di masa lalu dihilangkan dan diganti dengan peraturan-peraturan yang lebih fleksibel.

Demikianlah potensi dan peluang yang mampu terjadi pada era penetapan undang – undang terbaru perihal jasa konstruksi. Semoga bermanfaat bagi semua.

Salam……………………….

Subscribe to receive free email updates:

Baca Juga:  Kolom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × three =