Mulai daur ulang di rumah

  • Share

Setiap tahun, berton-ton bahan yang mampu didaur ulang bukan, dan akhirnya menyumbat dump, saluran air dan pinggir jalan yang sudah kewalahan. Kebanyakan orang berpikir itu ialah upaya yang sulit untuk mengatur sentra daur ulang di rumah. Namun, dengan kreativitas dan komitmen, itu mampu mudah dilakukan. Anda akan merasa lebih baik perihal diri Anda melakukan bagian Anda untuk merawat lingkungan sebagai hasilnya.

Temukan kawasan yang nyaman di rumah atau apartemen Anda untuk sentra. Nir butuh banyak

ruang untuk daur ulang Anda. Garasi, lemari penyimpanan, sudut dapur, atau di bawah wastafel dapur Anda semua membuat lokasi yang rupawan. Temukan dan terang label wadah untuk menyimpan bahan daur ulang Anda. Bucket plastik, wadah penyimpanan atau bahkan kawasan sampah bekerja dengan baik tergantung pada jumlah ruang yang Anda miliki.

Dapatkan keluarga Anda secara aktif terlibat dalam proses daur ulang. Pastikan mereka semua mengetahui produk apa yang dapat didaur ulang. Ajari mereka perbedaan antara aluminium dapat bin dan timah dapat bin. Ketika melakukan tugas-tugas mingguan mereka, ajarkan mereka untuk mencari bahan daur ulang yang tergeletak di sekitar rumah, dan mendorong mereka untuk menempatkannya di kawasan penyimpanan yang sempurna.

Dorong mereka untuk datang dengan ide-ide untuk mengurangi jumlah bahan daur ulang yang dikonsumsi oleh rumah tangga Anda. Bawa mereka bersamamu ke sentra daur ulang di lingkungan Anda sehingga mereka dapat menyaksikan prosesnya secara eksklusif. Tunjukkan pada mereka bagaimana mereka dapat menggunakan kembali bahan yang dapat didaur ulang dalam upaya organisasi mereka sendiri di rumah. Mungkin sebuah kotak kardus besar dapat berlipat ganda sebagai kawasan sampah untuk semua sepatu mereka, atau kopi dapat dikularkan sebagai bank penny.

Dan saat mereka mempelajari uang yang dapat diselamatkan dan diperoleh dari produk daur ulang dan menggunakan kembali, mereka akan berbagi Norma sehat dan hemat bagi kehidupan.

Baca Juga:  Tip persiapan darurat sebelum, selama dan setelah letusan gunung berapi
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

3 × four =