MEAN ARITMATIK DATA KELOMPOK

Posted on 479 views

Baca Sebelumnya ?MEAN ARITMATIK (Data Tunggal)

Setelah memahami perhitungan Mean Aritmatik pada data Tunggal, pembagian terstruktur mengenai perhitungan Mean Aritmatik atau Rata-rata Hitung pada Data Kelompok ialah sebagai berikut :

Data kelompok ialah statistics yang sudah dibuat dalam bentuk susunan frekuensi atau tabel frekuensi dengan kelas ? Kelas interval yang teratur.

Data kelompok ialah statistics yang sudah dibuat dalam bentuk susunan frekuensi atau tabel frekuensi dengan kelas ? Kelas interval yang teratur.

R= Xmax ? Xmin

Langkah untuk membuat tabel distribusi yaitu dengan menggunakan aturan Sturgess Kemudian kita masukkan facts di atas yaitu nilai tengah kita singkat menjadi xi dan frekuensi kita singkat menjadi fi . Selanjutnya xi dikalikan dengan fi dapat dilihat pada tabel baru sebagai berikut :

R= Xmax ? Xmin

Xmax = statistics terbesar

Xmax = statistics terbesar

Xmin = statistics terkecil

K = 1 (3,three log N)

K = 1 (3,three log N)

N? = banyaknya information

Xmax = statistics terbesar

N  = banyaknya data

Setelah selesai menghitung ketiga langkah di atas kemudian buatlah tabel distribusi frekuensi atau statistics berkelompok dengan nilai terkecil dijadikan batas bawah pada kelas petama kemudian untuk batas bawah kelas kedua adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas interval, dan seterusnya hingga langkah kelas ke-n. Sedangkan batas atas kelas pertama adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas yang dikurangi satu, dan seterusnya hingga dengan facts ke-n. Sehingga statistics tunggal menjadi data kelompok mirip pada tabel berikut :

Setelah selesai menghitung ketiga langkah di atas kemudian buatlah tabel distribusi frekuensi atau statistics berkelompok dengan nilai terkecil dijadikan batas bawah pada kelas petama kemudian untuk batas bawah kelas kedua adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas interval, dan seterusnya hingga langkah kelas ke-n. Sedangkan batas atas kelas pertama adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas yang dikurangi satu, dan seterusnya hingga dengan facts ke-n. Sehingga statistics tunggal menjadi data kelompok mirip pada tabel berikut :

Xmax = statistics terbesar

Setelah selesai menghitung ketiga langkah di atas kemudian buatlah tabel distribusi frekuensi atau statistics berkelompok dengan nilai terkecil dijadikan batas bawah pada kelas petama kemudian untuk batas bawah kelas kedua adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas interval, dan seterusnya hingga langkah kelas ke-n. Sedangkan batas atas kelas pertama adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas yang dikurangi satu, dan seterusnya hingga dengan facts ke-n. Sehingga statistics tunggal menjadi data kelompok mirip pada tabel berikut :

Baca Juga:  Lowongan Kerja PT Pelindo Daya Sejahtera (PT PDS)

Setelah selesai menghitung ketiga langkah di atas kemudian buatlah tabel distribusi frekuensi atau statistics berkelompok dengan nilai terkecil dijadikan batas bawah pada kelas petama kemudian untuk batas bawah kelas kedua adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas interval, dan seterusnya hingga langkah kelas ke-n. Sedangkan batas atas kelas pertama adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas yang dikurangi satu, dan seterusnya hingga dengan facts ke-n. Sehingga statistics tunggal menjadi data kelompok mirip pada tabel berikut :

Setelah selesai menghitung ketiga langkah di atas kemudian buatlah tabel distribusi frekuensi atau data berkelompok dengan nilai terkecil dijadikan batas bawah pada kelas petama kemudian untuk batas bawah kelas kedua adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas interval, dan seterusnya hingga langkah kelas ke-n. Sedangkan batas atas kelas pertama adalah batas bawah kelas pertama ditambah dengan panjang kelas yang dikurangi satu, dan seterusnya hingga dengan data ke-n. Sehingga data tunggal menjadi data kelompok mirip pada tabel berikut :

No                Data            Frekuensi

1              x1b – x1a              f1

2              x2b – x2a              f2

…                   …                     …

N             xnb – xna              fn

Kalau facts tersebut pada kelas pertama maka nilai tengahnya ialah

Kalau facts tersebut pada kelas pertama maka nilai tengahnya ialah

xi? ?: nilai tengah facts pada kelas c programming language ke-i

Kalau facts tersebut pada kelas pertama maka nilai tengahnya ialah

Kalau facts tersebut pada kelas pertama maka nilai tengahnya ialah

dan seterusnya hingga information kelas ke-n.

B. Setelah menghitung nilai tengah berikutnya ialah mengalikan nilai tengah pada kelas ke-i dengan frekuensi pada kelas ke-i hingga records yang ke-n, mirip yang dirumuskan secara matematis? Di bawah ini.

Baca Juga:  Rata-rata harmonik (Harmonic Average)

b. Setelah menghitung nilai tengah berikutnya ialah mengalikan nilai tengah pada kelas ke-i dengan frekuensi pada kelas ke-i hingga data yang ke-n, mirip yang dirumuskan secara matematis  di bawah ini.

xi? ?: nilai tengah facts pada kelas c programming language ke-i

xi   : nilai tengah data pada kelas interval ke-i

fi    : frekuensi pada data kelas ke-i

N    : jumlah frekuensi

Model  :

No?????????????????? Data?????????????????????? Frekuensi

No                   Data                       Frekuensi

1                    20 – 24                         18

2                    25 – 29                         12

3                    30 – 34                          9

4                    35 – 39                         11

5                    40 – 44                         10

Langkah awal kita harus mencari nilai tengah dari masing ? Masing kelas

atas!

Langkah awal kita harus mencari nilai tengah dari masing ? Masing kelas

Kemudian kita masukkan facts di atas yaitu nilai tengah kita singkat menjadi xi dan frekuensi kita singkat menjadi fi . Selanjutnya xi dikalikan dengan fi dapat dilihat pada tabel baru sebagai berikut :

Kemudian kita masukkan facts di atas yaitu nilai tengah kita singkat menjadi xi dan frekuensi kita singkat menjadi fi . Selanjutnya xi dikalikan dengan fi dapat dilihat pada tabel baru sebagai berikut :

No ? ?? Xi ? ?? ?? Fi??? ? ? ? Xi . Fi

No      xi         fi          xi . fi

1        22        18          396

2        27        12          324

3        32         9           288

4        37        11          407

5        42        10          420

Jumlahkan xi . Fi sehingga diperoleh

Baca Selanjutnya? ? Rata-rata harmonik (Harmonic Average)

Kemudian nilai tersebut dimasukkan ke dalam rumus :

Jadi rata – rata hitung atau mean aritmatik dari data pada tabel di atas

Baca Selanjutnya? ? Rata-rata harmonik (Harmonic Average)

Baca Selanjutnya  → Rata-rata harmonik (Harmonic Average)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

seventeen − two =