Management By Exeption (MBE) | Konsep Pengendalian Proyek

Posted on 11 views

Proyek konstruksi memiliki karakterisik unik yang tidak berulang. Proses yang terjadi pada suatu proyek tidak akan berulang pada proyek lainnya.

Hal ini disebabkan oleh kondisi yang menghipnotis proses suatu proyek konstruksi berbeda satu sama lain.

Misalkan kondisi alam mirip perbedaan letak geografis, hujan, gempa dan keadaan tanah adalah faktor yang turut menghipnotis keunikan proyek konstruksi. (Wulfram, 2004).

Pengendalian (kontrol) diharapkan untuk menjaga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan.

Tiap pekerjaan yang dilaksanakan harus benar-benar diinspeksi dan dicek oleh pengawas lapangan, apakah sudah sesuai dengan spesifikasi atau belum.

Konsep Pengendalian Proyek

Mengatur Pekerjaan Proyek. (sumber: rimkus.Com)

Misalnya pengangkutan bahan harus diatur dengan baik dan bahan-bahan yang dipesan harus diuji terlebih dahulu di masing-masing pabriknya. Dengan perencanaan dan pengendalian yang baik terhadap kegiatankegiatan yang ada, maka terjadinya keterlambatan jadwal yang mengakibatkan pembengkakan biaya proyek dapat dihindari. (Wulfram, 2004).

Untuk mengantisipasi terjadinya perubahan kondisi lapangan yang tidak absolut dan mengatasi kendala terbatasnya waktu manajemen dalam mengendalikan seluruh unsur pekerjaan proyek, maka diharapkan suatu konsep pengendalian yang efektif yang dikenal dengan nama Management By Exeption (MBE).

Teknik yang diterapkan MBE ialah dengan membandingkan antara perencanaan terhadap parameter proyek yang dapat diukur setiap dikala.

Laporan hanya dilakukan pada saat-saat tertentu kalau terdapat kejanggalan atau performa tidak memenuhi standar.

Ada tiga penilaian terhadap mutu suatu proyek konstruksi, yaitu penilaian atas mutu fisik konstruksi, biaya, dan waktu.

Divisi pengendalian mutu fisik konstruksi terpisah dengan divisi pengendalian jadwal dan biaya.

Pengendalian terhadap mutu fisik konstruksi dilakukan secara tersendiri oleh pengawas teknik melalui gambar-gambar agenda dan spesifikasi teknis.

Pengendalian jadwal dan biaya dimasukan dalam divisi manajemen proyek yang mencakup pemantauan kemajuan pekerjaan (progress), reduksi biaya, meningkatkan secara optimal, version, dan analisis. (Wulfram, 2004).

Berlangganan update artikel terbaru thru email:

Baca Juga:  Perencanaan Batang Tarik SNI 7973:2013

Leave a Reply

Your email address will not be published.

2 + 10 =