Definisi dan Jenis Alat Pelindung Diri

Posted on 2 views

Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No. 8 (2010) Alat Pelindung Diri ialah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di kawasan kerja.

Bagi seorang pekerja dan perusahaan, keselamatan kerja menjadi hal utama. Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3 ini juga diatur dalam Undang-undang Ketenagakerjaan.

Resiko Pekerja Konstruksi Tanpa K3

Pentingnya Alat Pelindung Diri. (sumber: ehsprogress.Com)

Perusahaan dan pekerja sama-sama harus mengetahui perihal keselamatan kerja sesuai dengan standar yang berlaku, salah satunya dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai dengan standarisasi.

APD ialah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di kawasan kerja. APD ini terdiri dari kelengkapan wajib yang digunakan oleh pekerja sesuai dengan bahaya dan risiko kerja yang digunakan untuk menjaga keselamatan pekerja sekaligus orang di sekelilingnya.

Serta pengusaha wajib untuk menyediakan APD sesuai dengan Baku Nasional Indonesia (SNI) bagi pekerjanya.

Jenis Alat Pelindung Diri

Jenis Alat Pelindung Diri yang sesuai dengan standar Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3), yaitu :

1. Alat pelindung kepala ialah alat pelindung yang berfungsi untuk melindungi kepala dari benturan, terantuk, kejatuhan atau terpukul benda tajam atau benda keras yang melayang atau meluncur di udara, terpapar oleh radiasi panas, api, percikan bahan-bahan kimia, jasad renik (mikro organisme) dan suhu yang ekstrim.

2. Alat pelindung kaki berfungsi untuk melindungi kaki dari tertimpa atau berbenturan dengan benda-benda berat, tertusuk benda tajam, terkena cairan panas atau dingin, uap panas, terpajan suhu yang ekstrim, terkena bahan kimia berbahaya dan jasad renik, tergelincir.

3. Pelindung tangan (sarung tangan) ialah alat pelindung yang berfungsi untuk melindungi tangan dan jari-jari tangan dari pajanan api, suhu panas, suhu dingin, radiasi elektromagnetik, radiasi mengion, arus listrik, bahan kimia, benturan, pukulan dan tergores, terinfeksi zat patogen (virus, bakteri) dan jasadrenik.

4. Alat pelindung indera pendengaran ialah alat pelindung yang berfungsi untuk melindungi alat telinga terhadap kebisingan atau tekanan.

5. Pelindung mata atau kacamata, digunakan untuk melindungi mata dari pengaruh pancaran sinar matahari, paparan bahan kimia berbahaya, paparan partikel-partikel yang melayang di udara dan di badan air, percikan bendabenda kecil, panas, atau uap panas, radiasi gelombang elektromagnetik yang mengion maupun yang tidak mengion.

6. Alat pelindung pernapasan ialah alat pelindung yang berfungsi untuk melindungi o***n pernapasan dengan cara menyalurkan udara bersih dan sehat dan/atau menyaring cemaran bahan kimia, mikro-organisme, partikel yang berupa debu, kabut (aerosol), uap, asap, gas/ fume, dan sebagainya.

7. Rompi keselamatan ialah pakaian keselamatan visibilitas tinggi yang umumnya digunakan oleh para pekerja dengan lingkungan kerja berat mirip petugas lalu lintas dan pekerja bangunan atau konstruksi.

8. Sabuk pengaman, digunakan sebagai alat mengikat diri pada suatu konstruksi yang kokoh untuk mengantisipasi apabila pegangan pekerja lepas pada suatu pekerjaan diketinggian tertentu terutama di kawasan pinggir.

Alat Pelindung Diri Berdasarkan Jenis Pekerjaan

Alat pelindung diri berdasarkan jenis pekerjaan proyek konstruksi.

1. Pekerja Las

APD pada pekerja las pada proyek konstruksi ialah sebagai berikut.

a. Sandang/Rompi Kerja Las

b. Sarung Tangan Las

c. Sepatu las atau safety shoes

d. Helm Las

e. Masker Las

f. Pelindung mata

2. Pekerja Kayu

APD pada pekerja kayu pada proyek konstruksi ialah sebagai berikut.

a. Masker

b. Kacamata

c. Sarung Tangan

d. Sepatu Boots Safety

e. Helm Pengaman

f. Rompi keselamatan

3. Pekerja Besi

APD pada pekerja besi pada proyek konstruksi ialah sebagai berikut.

a. Pelindung kepala

b. Pelindung kaki

c. Sarung tangan

d. Masker

e. Rompi keselamatan

4. Pekerja Cor

APD pada pekerja cor pada proyek konstruksi ialah sebagai berikut.

a. Pelindung kepala

b. Pelindung kaki

c. Sarung tangan

d. Masker

e. Rompi keselamatan

5. Pekerja kasar

APD pada pekerja kasar pada proyek konstruksi ialah sebagai berikut.

a. Pelindung kepala

b. Pelindung kaki

c. Sarung tangan

d. Masker

e. Rompi keselamatan

f. Sabuk pengaman

Oke, itu tadilah beberapa safety tools for construction worker atau alat pelindung diri yang biasa ada di pekerja konstruksi atau pekerjaan terkait lainnya.

Semoga bermanfaat untuk rekan sekalian. Silahkan dibagikan artikel ruang sipil ini, kalau bermanfaat. Terima kasih

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Baca Juga:  Lowongan Kerja PT Mitra Sinergi Internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =