Bambu Sebagai Alternatif Baja Tulangan | Apa Bisa?

Posted on 21 views

Negara-negara berkembang memiliki permintaan tertinggi untuk beton bertulang baja, tetapi acapkali tidak memiliki sarana untuk memproduksi baja untuk memenuhi permintaan tersebut.

Alih-alih menempatkan diri mereka pada belas kasihan dari pasar international yang didominasi oleh negara-negara maju, The Future Cities Laboratory – Singapore menawarkan alternatif dari kelangkaan produk ini: bambu.

Bambu sebagai Alternatif Baja Tulangan

Tulangan dari Bambu. (sumber: frontiersin.com)

Bambu yang melimpah, lestari dan tahan banting memiliki potensi di masa depan untuk menjadi pengganti yang ideal di tempat-tempat di mana baja tidak dapat diproduksi dengan mudah.

Dalam uji coba kekuatan tarik, bambu mengungguli sebagian besar material lainnya, termasuk baja tulangan. Kekuatan ini mampu tercapai melalui berongga, struktur tubular, berevolusi selama ribuan tahun untuk menahan gaya angin di tempat asal aslinya.

Struktur yang ringan ini juga membuatnya mudah untuk dipanen dan diangkut karena siklus pertumbuhannya yang sangat cepat dan dapat tumbuh di banyak sekali place, bambu juga sangat murah. Pertumbuhan tanaman yang tumbuh cepat mirip itu membutuhkan lahan untuk menyerap CO2 dalam jumlah besar, yang berarti bahwa kultivasinya sebagai bahan bangunan akan membantu mengurangi laju perubahan iklim.

Faktor-faktor ini saja adalah insentif untuk investasi dalam berbagi bambu sebagai penguat atau alternatif terbaik sebagai pengganti baja tulangan.

Memang, meskipun ada manfaat ini, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengatasi keterbatasan bambu. Kontraksi dan ekspansi ialah salah satu batasan tersebut, yang disebabkan oleh perubahan suhu dan penyerapan air.

Bambu juga rentan terhadap kelemahan struktural yang disebabkan oleh jamur dan biodegradasi sederhana. Ironisnya, banyak negara yang akan mendapat manfaat dari penguatan bambu juga kekurangan sumber daya untuk mengembangkannya sebagai alternatif yang layak untuk baja yang ketika ini mereka andalkan.

The Future Cities Laboratory – Singapore ketika ini sedang melakukan penelitian untuk menentukan keseluruhan software yang bambu miliki sebagai bahan konstruksi. Eksperimen mereka di bidang ini telah memberi mereka penghargaan Zumtobel Group.

Apakah anda tertarik mencobanya? Silahkan bereksperimen dan beri pendapat anda.

Berlangganan update artikel terbaru through electronic mail:

Baca Juga:  Lowongan Kerja PT Rada Kreasi Indojaya (RADATIME)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

12 + twelve =