7 Cabang-cabang Ilmu Teknik Sipil

Posted on 0 views

Pada ketika menjalani perkuliahan ataupun dalam dunia pekerja, kita akan menemui keahlian khusus dari setiap Insinyur Teknik Sipil. Adanya cabang-cabang ini, karena ilmu Teknik Sipil begitu luas dan cenderung sulit kalau seorang untuk menguasainya sendiri. Maka dari itu, biasanya Insinyur Teknik Sipil memiliki pembidangan khusus yang menjadi keahliannya. Berikut ini ialah penjelasannya.

Penjurusan Teknik Sipil

Insinyur Teknik Sipil. (via: letsbuild.Com)

Struktural

Cabang yang mempelajari persoalan struktural dari materi yang digunakan untuk pembangunan.

Sebuah bentuk bangunan mungkin dibuat dari beberapa pilihan jenis fabric mirip baja, beton, kayu, kaca atau bahan lainnya.

Setiap bahan tersebut mempunyai karakteristik masing-masing. Ilmu bidang struktural mempelajari sifat-sifat cloth itu sehingga pada akhirnya dapat dipilih fabric mana yang cocok untuk jenis bangunan tersebut.

Dalam bidang ini dipelajari lebih mendalam hal yang berkaitan dengan perencanaan struktur bangunan, jalan, jembatan, terowongan dari pembangunan pondasi sampai bangunan siap digunakan.

Struktural

Model desain struktur.

Struktural

Dokumen struktur.

Struktural

Proses desain struktur.

Geoteknik

Cabang yang mempelajari struktur dan sifat banyak sekali macam tanah dan batuan dalam menopang suatu bangunan yang akan berdiri di atasnya.

Cakupannya dapat berupa investigasi lapangan yang adalah penyelidikan keadaan-keadaan tanah suatu kawasan, penyelidikan laboratorium serta perencanaan konstruksi tanah dan batuan, mirip: timbunan (embankment), galian (excavation), terowongan tanah lunak (tender soil tunnel), terowongan batuan (rock/mountain tunnel), bendungan tanah/batuan (earth dam, rock fill dam), dan lain-lain.

Geoteknik

Ambil records geoteknik.

Geoteknik

Pekerjaan geoteknik.

Geoteknik

Material geoteknik.

Cabang yang mempelajari persoalan dalam proyek konstruksi yang berkaitan dengan ekonomi, penjadwalan pekerjaan, pengembalian modal, biaya proyek, semua hal yang berkaitan dengan hukum dan perizinan bangunan sampai pengorganisasian pekerjaan di lapangan sehingga diperlukan bangunan tersebut selesai sempurna waktu.

Manajemen Konstruksi

Diskusi manajemen konstruksi.

Manajemen Konstruksi

Diskusi manejemen konstruksi.

Manajemen Konstruksi

Pekerjaan manajemen konstruksi.

Cabang yang mempelajari air, distribusi, pengendalian dan permasalahannya. Mencakup bidang ini antara lain cabang ilmu hidrologi air (berkenaan dengan cuaca, curah hujan, debit air sebuah sungai dsb), hidrolika (sifat fabric air, tekanan air, gaya dorong air dsb) dan bangunan air mirip pelabuhan, irigasi, waduk/bendungan(dam), kanal.

Hidrologi

Proyek hidrologi.

Hidrologi

Proyek hidrologi.

Hidrologi

Laboratorium hidrologi.

Cabang yang mempelajari mengenai sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Mencakup bidang ini antara lain konstruksi dan pengaturan jalan raya, konstruksi bandar udara, terminal, stasiun dan manajemennya.

Transportasi

Proyek transportasi.

Transportasi

Karya proyek transportasi.

Transportasi

Desain transportasi.

Selain cabang-cabang di atas, ada juga cabang tambahan yang menjadi keahlian khusus seorang Insinyur Teknik Sipil, yaitu sebagai berikut:

Cabang baru yang mempelajari penerapan Komputer untuk perhitungan/pemodelan sebuah sistem dalam proyek Pembangunan atau Penelitian.

Mencakup bidang ini antara lain dicontohkan berupa pemodelan Struktur Bangunan (Struktural dari Materi atau CAD), pemodelan pergerakan air tanah atau limbah, pemodelan lingkungan dengan Teknologi GIS (Geographic facts gadget).

Cabang yang mempelajari permasalahan-permasalahan dan berita lingkungan. Mencakup bidang ini antara lain penyediaan sarana dan prasarana air besih, pengelolaan limbah dan air kotor, pencemaran sungai, polusi bunyi dan udara sampai teknik penyehatan.

Keluasan cabang dari teknik sipil ini membuatnya sangat fleksibel di dalam dunia kerja.

Profesi yang didapat dari spesialis bidang ini antara lain: perancangan/pelaksana pembangunan/pemeliharaan prasarana jalan, jembatan, terowongan, gedung, bandar udara, lalu lintas (darat, laut, udara), sistem jaringan kanal, drainase, irigasi, perumahan, gedung, minimalisasi kerugian gempa, perlindungan lingkungan, penyediaan air bersih, kuesioner lahan, konsep finansial dari proyek, manajemen projek dsb.

Semua aspek kehidupan tercangkup dalam muatan ilmu teknik sipil.

Disparitas dari arsitek, terletak pada posisi ahli teknik sipil dalam sebuah proyek.

Arsitek menyumbangkan rancangan, ilham, kemungkinan pelaksanaan pembangunan di atas kertas.

Akibat rancangan tersebut diserahkan selanjutnya kepada staf ahli bidang teknik sipil untuk pelaksanaan pembangunan. Tahapan ini, ahli teknik sipil melakukan perbaikan/saran dari pelaksanaan perencanaan, koordinasi dalam proyek, mengamati jalannya proyek agar sesuai dengan perencanaan.

Selain itu, ahli teknik sipil juga membangun konsep finansial dan manajemen proyek atas hal-hal yang memengaruhi jalannya proyek.

Pakar teknik sipil tidak hanya berurusan dengan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi di bidang lain mirip yang berkaitan dengan informatika, memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan application CAD, pemodelan kerusakan yang akan terjadi gempa, banjir.

Hal ini sangat penting di negara maju sebagai tolak ukur kelayakan pembangunan sebuah bangunan vital yang mempunyai risiko dapat menelan korban banyak insan mirip reaktor nuklir atau bendungan, kalau terjadi kegagalan perencanaan teknis.

Rancangan bangunan tersebut biasanya dimodelkan dalam komputer dengan diberikan faktor-faktor ancaman bangunan tersebut mirip gempa dan keruntuhan struktur material.

Peran ahli teknik sipil juga masih berlaku walaupun fase pembangunan sebuah gedung telah selesai, mirip terletak pada pemeliharaan fasilitas gedung tersebut.

Berlangganan update artikel terbaru via e-mail:

Baca Juga:  Potongan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 10 =